Adsense

<script async='async' crossorigin='anonymous' src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1244610636145975'/>

Rabu, 27 Juli 2016

PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH PESERTA DIDIK BARU SMK YAPENKOS BELINYU TH. AJARAN 2016-2017

Belinyu, 18 Juli 2016


Peranan guru dalam dunia pendidikan sekarang ini tidak lagi seperti pemahaman masyarakat luas di era sebelumnya. Guru yang sekarang tidak hanya sebagai sosok tauladan yang "digugu dan ditiru"saja secara kaku, membatasi dan dijadikan panutan oleh muridnya secara mutlak terhadap konsep, persepsi, pemahaman keilmuan yang statis dan metode pengajaran yang konvensional (jadul). Guru mengalami perubahan. Baik secara perspektif, konsep maupun metode dalam mengajar.

Untuk menjadikan SDM memiliki kualitas yang mumpuni memang berawal dari bangku sekolah. Sedangkan sekolah bagaikan bahtera yg dinahkodai oleh seorang guru. Jadi bagaimana berjalannya kegiatan pembelajaran terseut akan mencapai tujuannya tergantung peranan seorang guru sebagai pendidik.

Pada kesempatan ini, para siswa siswi angkatan baru 2016-2017 dibekali berbagai motivasi dan pengenalan lingkungan sekolah barunya. Dalam event tahunan di SMK YAPENKOS Belinyu ini, pengenalan lingkungan sekolah bagi para peserta didik baru diisi oleh para guru sendiri. Hal ini bertujuan supaya siswa lebih mengenal siapa dan bagaimana karakter seorang guru yang akan mendidik mereka nantinya. Berbagai materi seperti wawasan wiyata mandala, motivasi siswa, kampanye anti narkoba, dampak pergaulan bebas, nasionalisme dan lain-lain, membekali mereka di awal sekolah. PLS ini berlangsung selama 3 hari (18,19,20 Juli 2016) dan dihadiri sebanyak lebih dari 100 peserta didik baru.

Guru adalah KOLABORATOR, MOTIVATOR dan STIMULATOR
Akan ditanamkan pada mindset siswa, bahwa guru itu adalah partner belajar mereka, "kolaborator". Di dalam  proses KBM, seorang guru akan mendampingi siswa untuk memahami materi yang dipelajarinya. Suasana terbuka, komunikatif, interaktif, menerima kritik dan masukan dari siswa adalah hal yang semestinya dibangun oleh para guru di dalam kelas. Sehingga perubahan yang terjadi memang betul-betul berawal dari dalam diri siswa itu sendiri, bukan paksaan, tekanan, doktrin dari para guru. Biarkan mereka menyadari dan mencoba sekuat tenaga, sejauh mana mereka (siswa) telah menguasai materi yang diberikan guru.

"Motivator", sebagai peran kedua guru dalam KBM. Membangkitkan kembali semangat belajar siswa dan menanamkan nilai-nilai moral adalah tugas para guru yang sangat penting. Kita tidak ingin ilmu yg diberikan tidak diamalkan untuk kebaikan. Seperti IPTEK yang tidak diiringi dengan IMTAQ.
Malas adalah penyakit yang sering menyerang para siswa di sekolah. Bosan, jenuh juga merupakan penyakit yang sering dialami para siswa. Ada kiat-kiat khusus yang kami terapkan kami berikan pada siswa sebagai obat untuk mengatasi penyakit siswa di atas. Berikut ini kiat kami untuk para siswa :

1. Siswa selalu dimotivasi untuk kembali pada tujuan dan cita-cita hidup mereka.
Impian merupakan kompas bagi seseorang yang tersesat dalam perjalanan hidupnya. Kembali pada tujuan hidup, untuk apakah kita bersekolah. Cita-cita apa yang akan diraih di waktu mendatang. Target apa yang harus dipenuhi selama bersekolah, dan lain sebagainya. Hal ini akan mengembalikan pola pikir siswa untuk kembali pada jalurnya. Berbekal amanah dari orangtua dan guru, supaya mereka sadar dengan apa yang mereka lakukan apabila melakukan penyimpangan. Dan segera kembali berbenah untuk melakukan perbaikan.

2. Siswa jangan membuang waktu / menunda-nunda pekerjaan dan tugasnya.
Waktu adalah anugerah. Waktu itu seperti mahluk pemakan segala. Ia tidak nampak, dan tidak kita sadari keberadaanya, namun ia akan memusnahkan apapun yang ada di dunia ini. Termasuk kesempatan. Dan waktu tidak akan pernah kembali mundur walaupun hanya sedetik saja.
Jadi sebagai siswa jangan menyia-nyiakan waktumu. Selagi kesempatan masih ada, kerjakan tugas dan selesaikan dengan baik.
Seperti kata pepatah seorang motivator Indonesia, Mario Teguh, "barangsiapa yang tidak mengutamakan hal yang penting-penting, maka ia akan bertemu dengan hal yang genting-genting".

3. Siswa jangan menganggap remeh / sepele sebuah tanggungjawab
Sesuatu yang kecil bisa saja menjadi komponen penting yang membuat sebuah mesin besar bekerja.  Seperti busi yang membuat kendaraan truk bisa berjalan, seperti processor yang membuat komputer/robot bisa dioperasikan, seperti no.PIN sehingga anda dapat bertransaksi melalui ATM bahkan Internet, seperti sebuah bakteri yang dapat membuat seluruh tubuh sakit, seperti molekul yang mempengaruhi sifat suatu benda.
Jadi kadang manusia berpikir, hal kecil akan berdampak kecil, dan itu salah. Pada kenyataannya jika kita melakukan kesalahan kecil bisa jadi itu akan berkibat fatal jika kita tidak segera memperbaikinya. Maka dari itu, sebagai siswa lakukan dan selesaikan dengan baik tanggungjawab anda sebagai siswa dimulai dari yg paling kecil dan yg termudah. Jangan menunggu masalah besar datang baru anda menyadarinya.
"Seorang pelari sprint, tidak akan memikirkan kapan ia akan mencapai Finish, namun ia akan memikirkan kapan memulai langkah pertamanya dengan cepat melesat setelah bunyi DOOORR !!"

Begitulah sedikit motivasi untuk para siswa peserta didik baru dan seluruh siswa pada umumnya. Semoga tulisan ini menjadi energi positif untuk saya sendiri dan kalian para siswa.

\*red. Suyatno

Jumat, 15 Januari 2016

PANDUAN KURIKULUM 
KOMPETENSI KEJURUAN PEMASARAN
BISNIS DAN MANAJEMEN
YAYASAN PENDIDIKAN KOSGORO
SMK YAPENKOS BELINYU
===================================================================


Dasar Kompetensi Dan Kompetensi Kejuruan Pemasaran
Dasar Kompetensi Kejuruan
  1. Menerapkan prinsip profesional bekerja
  2. Melaksanakan komunikasi Bisnis
  3. Menerapkan keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan hidup
Kompetensi Kejuruan
  1. Memahami prinsip- prinsip bisnis
  2. Mendeskripsikan prinsip-prinsip bisnis dan dasar hukum bisnis
  3. Mengidentifikasi hukum paten, hukum merek dan hukum cipta di Indonesia
  4. Mengidentifikasi hukum perlindungan konsumen
  5. Mengidentifikasi larangan praktik monopoli
  6. Mengidentifikasi peraturan hukum dagang
  7. Memahami etika bisnis.
Menata Produk
  1. Mendeskripsikan perencanaan visual penataan produk
  2. Menata display produk
  3. Menjaga display produk agar tetap sesuai dengan standar perusahaan dan perencanaan.
Melaksanakan negosiasi
  1. Memberikan tanggapan terhadap keberatan dari calon pelanggan
  2. Melakukan proses tawar-menawar dengan calon pelanggan
  3. Memotivasi keyakinan calon pelanggan.
Melaksanakan konfirmasi keputusan pelanggan
  1. Mengidentifikasi sinyal-sinyal dari calon pelanggan
  2. Membuat konfirmasi keputusan calon pelanggan.
Melaksanakan proses administrasi transaksi
  1. Mendeskripsikan berkas-berkas administrasi
  2. Mendeskripsikan transaksi
  3. Membuat jurnal keuangan
  4. Melakukan penyesuaian rekening
  5. Membuat laporan keuangan
Melakukan penyerahan/ pengiriman produk
  1. Menyiapkan barang yang akan diserahkan / dikirim
  2. Melakukan proses penyerahan produk yang dibeli pelanggan
Melaksanakan penagihan pembayaran
  1. Mengidentifikasi klausul-klausul perjanjian
  2. Melakukan kontak dengan pelanggan
  3. Melakukan proses penagihan pembayaran.
Mengoperasikan peralatan transaksi di lokasi penjualan
  1. Mengoperasikan alat komunikasi
  2. Mengoperasikan alat hitung
  3. Mengoperasikan alat labeling
  4. Mengoperasikan mesin pembayaran baik tunai maupun non tunai
  5. Mengoperasikan Mesin Cash Register dan Point Of Sales
  6. Menyiapkan dan mengoperasikan alat ukur (Timbangan Digital)
  7. Menyiapkan dan mengoperasikan alat bantu verifikasi.
Menemukan peluang baru dari pelanggan
  1. Menganalisis hubungan dengan pelanggan
  2. Menawarkan produk lain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan
  3. Menindaklanjuti permintaan lain dari pelanggan.
Melaksanakan pelayanan prima ( service excellent)
  1. Melaksanakan standar penampilan pribadi
  2. Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima / service excellent
  3. Memberikan bantuan kepada pelanggan
  4. Melakukan komunikasi dengan pelanggan.
Membuka usaha eceran/ ritel (expansion store opening)
  1. Mengidentifikasi dasar bisnis ritel
  2. Membedakan klasifikasi dan diferensiasi bisnis ritel
  3. Menjelaskan distribusi dalam bisnis ritel
  4. Melakukan riset pemasaran dalam bisnis ritel.
Melakukan pemasaran barang dan Jasa
  1. Mengidentifikasi segmentasi pasar
  2. Menyusun rencana pencapaian target pasar
  3. Menyusun rencana pemasaran
  4. Menerapkan prinsip prinsip marketing mix
  5. Menerapkan sistem informasi dan teknologi penjualan
  6. Menghitung PPn, PPh, PPn BM dan Bea Materai
  7. Menerapkan aturan pokok hukum pertanggungan (asuransi).
SEMOGA BERMANFAAT
 
  

Rabu, 09 Desember 2015

MODUL MENATA PRODUK - SMK PEMASARAN



MENGINTERPRESTASIKAN  PERENCANAAN VISUAL
PENATAAN PRODUK

A. Pengertian Menata Produk

Penataan produk atau yang sering kita kenal dengan istilah display
adalah suatu cara penataan produk terutama produk barang yang diterapkan oleh perusahaan tertentu dengan tujuan untuk menarik minat konsumen. Untuk memperjelas arti dari display tersebut, William J.Shultz, “Display consist of simulating customers attention and interest in a product or a store, and desire to buy the product or patronize the store, through direct visual appeal”. Display adalah suatu cara mendorong perhatian dan minat konsumen pada toko atau barang dan mendorong keinginan membeli melalui daya tarik penglihatan langsung ( direct visual appeal ).

Pelaksanaan display yang baik merupakan salah satu cara untuk
memperoleh keberhasilan self service dalam menjual barang–barang. Hal ini dapat dilihat di supermarket. Adapun tujuan display digolongkan sebagai berikut :
1.  Attention dan Interest Customer
               Attention dan interest customer , yaitu untuk menarik perhatian
               pembeli dilakukan dengan cara menggunakan warna-warna, lampu-
               lampu, dan sebagainya.
2.  Desire dan Action Customer
                  Desire dan action customer , yaitu untuk menimbulkan keinginan
                  memiliki barang-barang yang dipamerkan di toko tersebut, setelah
                  memasuki toko, kemudian melakukan pembelian.



Merancang Display Produk Agar Tetap Konsisten terhadap Perencanaan
            Penataan Produk.
                                 Setiap  barang fresh yang akan di-display harus teliti terlebih dahulu,
                           Agar  tidak  terjadi penyimpangan dari standar prosedur perusahaan atau
                           SOP.  Agar   display   produk  tetap  konsisten  terhadap   perencanaan
                           penataan produk, maka perhatikanlah hal-hal berikut ini;
                           a.      Agar terhindar dari bau busuk, debu, dan pencemaran lainnya, seperti
                                 serangga,  tikus,  dan  kecoa  maka  lakukanlah penyemprotan secara
                                 rutin  pada  display  atau  counter  dan  perlu  adanya  ventilasi  yang
                                 cukup.
                           b.   Mempunyai saluran pembuangan yang cukup dan mudah dibersihkan
                           c.      Ruang  display,  ruang produksi, dan ruang penyimpanan secara rutin
                                 dibersihkan setiap hari, dapat menggunakan detergen dan desinfektan
                           d.   Tersedia tempat pembuangan sampah, gunakan plastic sampah untuk
                                 mempermudah.
                           e.      Lakukan daily cleanes untuk semua peralatan discounter fresh
                           f.    Bersihkan showcase, cool storage,dan alat-alat Bantu sebagai
                                  penghias counter setiap minggu
               g.   Kebersihan counter merupakan hal yang utama karena biasakan
                     bekerja dimulai dengan tempat yang bersih.            
               h.   Lakukan pembersihan terhadap rak, nampan, tag harga, dsb
               i.    Lakukan kebersihan mingguan terhadap showcase, chiller, kisi-kisi
                     udara, dan kolongan-kolonganya
               j.    Periksalah suhu showcase 2 sampai dengan 4 derajat Celcius dan
                     Frozen island 16 sampai 24 derajat Celcius.
               k.   Periksalah lampu jangan sampai ada yang tidak menyala

I.    Menyusun Display Mengikuti Standar Perusahaan   
               Untuk   menyusun  display   agar  sesuai  dengan   standar   perusahaan
               maka Lakukanlah cara sebagai berikut;
               1.   Perencanan Pen-display-an
                     Hal ini dapat dilakukan dengan cara;
               a.      memilih segmen , target, dan positioning pasar,
               b.   memilih jenis dan spesifikasi barang yang akan ditata
               c.      menata barang sesuai SOP perusahaan
               d.   Pelabelan
               e.      mempersiapkan peralatn display
               f.    pen- display-an
               g.   melaksanakan kode etik APLI dan  memperhatikan  Undang-Undang
                     No.  8 Tahun  1999  Pasal  7  tentang  Perlindungan  Konsumen.
               2.   Monitor Hasil Pen- display-an           
                     Hal yang dapat dilakukan dengan cara:
               a.      evaluasi display produk sesuai perencanaan
               b.   identifikasi kerusakan atau perubahan pada display produk
               c.      mengatasi setiap perubahan pada display produk
               3.   Jagalah Display Agar Tetap Sesuai Standar Perusahaan dan
                     Perencanaan
                     Hal ini dapat dilakukan dengan cara;
               a.      merawat display produk agar tetap bersih dan rapi
               b.   merancang display produk agar tetap konsisten terhadap perencanaan
                     penataan produk.
               c.      menyusun display mengikuti standar perusahaan.

J.   Sikap Yang Dibutuhkan dalam Menjaga Display Produk Agar Tetap
      Sesuai dengan Standar Perusahaan dan Perencanaan  
            Sikap-sikap yang dibutuhkan saat memonitor penataan produk dijelaskan
               sebagai berikut;
               1.      Cermat
                        Pelayanan  saat  memonitor   display  produk  haruslah  cermat,  di
                        antaranya dengan cara:
                        a.      Identifikasi barang dengan benar
                        b.   Berdiri, duduk, dan gerakan sesuai kebutuhan
                        c.      Lakukan seperti baru pertama kali, dan
                        d.   Berikan perhatian terhadap display produk
               2.      Telti
                        Pelayan harys teliti dalam memonitor penataan produk. Di antarany
                        dapat dilakuakan dengan cara;
                        a.      Perhatikan setiap proses yang dilaksanakan
                        b    Amati dengan saksama barang yang telah ditata, dan
                                                c.      Periksa barang dan dokumen-dokumen barang yang ditata apakah telah dipasangkan
                                          3.   Bertanggung Jawab
                                                Pelayan  harus   bertanggung  jawab  dalam  memonitor   penataan
                                                produk   sesuai   dengan  tingkat   wewenagnya   pada   perusahaan
                                                tersebut. Di antaranya dengan;
                                                a.      menampung masukan mengenai penataan dari supervisor atau kolega
                                                b.   disalurkan  pada  petugas  yang  berwenag  diperusahaan,  dan
                                                c.      meneruskan kembali proses penataan dengan benar.

SILAHKAN UNTUK MATERI SELENGKAPNYA BISA ANDA DOWNLOAD DISINI

SEMOGA BERMANFAAT.....


=======================================================================

KIREINAPINS - DIGITAL PRINTING
Jl. Pahlawan XII No. 222 Belinyu-Bangka

Jasa cetak Asesoris pin / ganci custom, PVC ID-CARD, Name Tag, Garskin Custom, dll
silahkan kunjungi website kami di www.kireinaproduction.blogspot.com

Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di SMK YAPENKOS Belinyu 2024, Bertema Nusantara Baru Indonesia Maju

Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di SMK YAPENKOS Belinyu 2024 Bertema Nusantara Baru Indonesia Maju Tanggal 17 Agustus sela...